Betuk-Bentuk Rantai Karbon



          Ada dua bentuk rantai karbon adalah rantai karbon terbuka ( Alifatik ), yaitu rantai karbon lurus dan bercabang, dan rantai karbon tertutup ( Siklis ).
  • Rantai karbon terbuka.
CH3 - CH2 - CH2 - CH2 - CH3 = Rantai karbon Lurus



= Rantai Bercabang



  • Rantai karbon tertutup
          Rantai karbon tertutup dibagi menjadi 3 yaitu karbosiklik dan heterosiklik. Karbosiklik yaitu senyawa karbon yang rantai lingkarnya hanya terdiri atas atom C saja. Senyawa yang ternasuk karboskiklik yaitu senyawa aromatis dan senyawa alisiklik.

Read More>>>


Kekhasan atom karbon



          Kekhasan atom karbon adalah atom karbon mempunyai nomor atom yang spesial yaitu 6 jika di konfigurasikan adlah K=2, L=4, Dengan demiian rantai karbon memiliki elektron valensi 4 dan dapat membentuk ikatan kovalen yang kuat dengan atom C yang lain, dengan tujuan supaya atom karbon menjadi sempurna. Selain itu atom C dapat berikat kuat dengan atom-atom yang lain pada waktu bersamaan dan dapat membentuk banyak variasi.

Demikian posting yang sangat singkat ini, semoga dapat bermanfaan untuk teman semua.
Read More>>>


Induksi Elektromagnetik



          Telpon merupakan alat komunikasi jarak jauh yang hampir setiaporang pernah melakukan komunikasi dengan telpon.Dengan telpon kita bisa menerima dan mengirim pesan berupa suara dan gambar dengan menggunakan telpon walaupun jaraknya jauh.
          Pada jaman sekarang ini telpon sudah sangat canggih bisa di bawa kemana-mana dan di hubungkan dengan jaringan melalui gelombang radio. Prinsip kerja telpon adlah dengan mneggunakan prinsip induksi elektromagnetik.Apakah induksi elektro magnetik itu ?
          induksi elektronagbetik adalh gejala terjadinya arus listrik dalam suatu penghantar akibat adanya perubahan medan magnet di sekitar kawat penghantar. Arus ini di sebut imbas atau induksi.

    1. Gaya Gerak Listri (GGL )
          Menurut oersted dalam penelitiannya, sifat magnet dapat di timbulkan oleh arus listrik. Sedang menurut Faraday dalam percobaannya, arus listrik ternyata dapat di timbulkan dengan adanya magnet.
          Terbukti dalam  percobaanya faraday di katakan " Bahwa pajang ujung-ujung kumparan timbul gaya gerak listrik ( GGL ) dan arus yang di timbulkan di sebut arus listrik". Hukum lents menyatakan " Bahwa arah arus induksi dalam arus pengantar itu sedemikian rupa, sehingga mengasilkan medan magnet baru yang melawan perubahan garis-garis gaya magnet semula yang menmbulkannya".
     2. Menetukan Gaya GGL induksi
          Besar GGL induksi pada sesuatu yang panjang dan bergerak dalam medan magnet B dengan Ke cepatan V dapa di rumuskan :

E = -B.L.V
Ket:
E = GGl induksi ( Volt )
B = Induksi magnetik ( Telsa)
L = Panjang penghantar ( m)
V = kecepatan gerak penghantar ( m/s )

Read More>>>


Cara mengapresiasi karya sastra



          Sebelum kita melakukan apresiasi kita harus memilih karya sastra seperti drama, film dll. Kesukaan ini akan melangkah pada upaya seorang untuk mengetahuai lebih dalam karya yang dipilih. Karya sastra dapat di gemari dan di sukai karya tersebut dapat memberi kesan tersendiri yang menimbulkan empati bagi penggemar. Proses penciptaan karya sastra meliputi :
  1. Upaya mengexplorasi jiwa pengarang yangmewujudkan ke dalam bentuk bahasa yang akan di jumpai kepada orang lain.
  2. Upaya menjadikan sastra media komunikasi antara pengarang dan peminta sastra.
  3. Upaya menjadikan sastra sebagai alat penghibur dalam arti merupakan alat pemuas hati peminat sastra.
  4. Upaya menjadikan isi sastra merupakan sau bentuk expresi yang mendalam dari pengarang terhadap unsur-unsur kehidupan.
           Langkah-langkah mengapresiasi sastra secara umum yaitu:
  1. menginterprestasi atau melakukan penafsiran terhadap kerya sastra berdasarkan sifat-sifat karya tersebut.
  2. Menganalisi atau mengurangi unsur-unsur karya sastra ter sebu, baik unsur intrinsik maupun ekstrinsik.
  3. Menikmati atau merasakan karya satra berdasarkat pemahaman untuk mendapatkan pernyataan.
  4. Mengevaluasi atau menila karya satra dalam rangka mengukur kualiatas karya tersebut.
  5. Memberikan penghargaan kepada karya satra berdasarkan tingkat kualitas.

Tag : karya sastra, bahasa indonesia, apresiasi karya sastra,
Read More>>>


 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Copyright © 2012 | All Right Reserved Revolusi Ilmui™